Thursday, October 13, 2011

Tetapan Kestabilan Kompleks EDTA

Kestabilan suatu kompleks ditandai oleh tetapan kestabilannya atau tetapan pembentukan K:
Mn+ + Y4- ó (MY)(n-4)+ (5)
K = [(MY)(n-4)+]/[Mn+][Y4-]                                          (6)
Bila senyawa kompleks dilarutkan akan terjadi pengionan atau disosiasi sampai terjadi kesetimbangan antara kompleks dengan komponen-komponennya. Sebaliknya bila komponen-komponen dicampurkan akan terjadi garam kompleks
Ag+ +2NH3?[Ag(NH3)2]+
K1 =kompleksometri-11= 10-7.23
K2 = kompleksometri-12= 10+7,23
*K1 disebut tetapan ketidak stabilan (instability constant) Kinst
*K2 disebut tetapan stabilan (Kst)
Makin besar Kinst makin tidak mantap senyawa kompleks tersebut. Kompleks yang mantap seperti halnya asam lemah, sedangkan kompleks yang tidak mantap sama dengan asam kuat, mudah terionisasi
Kst sangat penting dalam penitaran kompleksometri. Makin mantap kompleksnya makin baik hasil yang diberikan. Tabel di bawah ini menunjukkan harga Kst senyawa kompleks Zn dengan beberapa lignand
TABEL II
Harga Kst senyawa kompleks Zn dengan beberapa ligand
No
Ligand
log Kst
1
NH39,1
2
NH2 CH2 CH2 NH2 (en)
11,1
3
( NH2 CH2 CH2 ) N (tren)
14,7
Suatu reaksi kompleks dapat dipakai dalam penitaran apabila:
  • Kompleks cukup memberikan perbedaan pH yang cukup besar pada daerah titik setara.
  • Terbentuknya cepat.
Beberapa nilai untuk tetapan kestabilan (yang dinyatakan sebagai log K) kompleks logam EDTA dikumpulkan dalam Tabel; ini berlaku untuk medium dengan kuat ion = 0,1 pada 20OC.
Tabel III
Tetapan kestabilan dari kompleks-kompleks logam EDTA
Mg2+
8,7
Zn2+
16,7
La3+
15,7
Ca2+
10,7
Cd2+
16,6
Lu3+
20,0
Sr2+
8,6
Hg2+
21,9
Sc3+
23,1
Ba2+
7,8
Pb2+
18,0
Ga3+
20,5
Mn2+
13,8
Al3+
16,3
In3+
24,9
Fe2+
14,3
Fe3+
25,1
Th3+
23,2
Co2+
16,3
Y3+
18,2
Ag3+
7,3
Ni2+
18,6
Cr3+
24,0
Li3+
2,8
Cu2+
18,8
Ce3+
15,9
Na+
1,7

No comments:

Post a Comment